Halo, Sahabat Mitra Warung Pangan !

Tetap semangatkan untuk jalani usahamu menjadi lebih baik.

Kita tau bahwa saat ini sudah banyak usaha kecil yang bergerak di bidang pangan seperti usaha warung atau toko kelontongan. Usaha warung atau toko kelontongan hanya bersifat rumahan dan dikelola oleh perorangan saja. Namun sebagai pelaku usaha, kamu harus memahami tentang semua aktivitas yang terjadi di dalam usaha warung atau toko kelontongan kamu, terutama dalam memanage keuangan usaha.

Dalam menjalankan usaha warung atau toko kelontongan, mengantur keuangan sangatlah penting karena hal itu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan usaha kamu loh sahabat. Sebab, dengan memanage keuangan yang baik dan benar maka usaha warung atau toko kelontongan kamu dapat bertahan lama dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Nah untuk itu, bagi sahabat Mitra yang baru saja membuka usaha warung atau toko kelontong, berikut 6 tips memanage keuangan usaha anda agar warung atau toko kamu tidak mengalami kerugian.

6 tips memanage Keuangan Usaha Warung atau Toko Klontongan.

  1. Pisahkan Antara Pembukuan Pribadi dan Pembukuan Warung

Pembukuan merupakan hal paling penting dalam administrasi usaha kamu. Hal ini dapat membantu pengelola usaha warung atau toko klontongan untuk bisa melihat kemana saja aliran dana dari keuntungan dan penjualan warung atau toko  yang digunakan. Selain itu, pengelola usaha harus tepat untuk memisahkan antara keuangan usaha dan pribadi-nya dengan membuat pembukuan yang terpisah. Sehingga dengan melakukan hal tersebut sahabat Mitra akan bisa melihat dengan jelas jumlah, dan kemana saja dana tersebut dipakai seperti cara memulai usaha-nya. Pemisahan pembukuan tentu menjadi catatan penting yang wajib dilakukan jika ingin keuangan warung kecil kamu terkelola dengan baik dan bijaksana.

  1. Catat Semua Pengeluaran dan Pemasukan dengan Teliti

Dalam sebuah usaha, transaksi keuangan selalu berkaitan dengan dua hal, yakni pemasukan dan pengeluaran. Seperti biaya pembelian kantong belanja, belanja stok barang warung atau toko serta biaya operasional lain-nya yang harus dilakukan pembukuan atau catatan. Sama hal-nya dengan pembahasan sebelumnya, hanya saja pembukaan ini berbeda yang bertujuan untuk mendata pengeluaran dan pemasukan setiap harinya. Sehingga pembukuan tersebut dibuat terpisah untuk menghindari jika sahabat Mitra mengalami lupa. Dengan memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran yang jelas maka sahabat Mitra akan bisa menentukan omset dan keuntungan yang diperoleh selama warung atau toko beroperasi.

  1. Jangan Terlalu Banyak Menumpuk Barang Di Warung

Stok barang merupakan hal yang wajib dipenuhi dalam sebuah usaha warung atau toko klontongan. Meskipun usaha warung atau toko klontongan kamu kecil ada baiknya melengkapinya dengan semua kebutuhan yang diperlukan sehari hari. Namun tentu sahabat Mitra harus memperhatikan jenis dan jumlah stok yang harus dibeli. Karena jika kamu membeli terlalu banyak barang yang sama maka, modal tidak akan kembali. Maka lebih baik sahabat Mitra membeli stok barang dalam jumlah sedikit namun lengkap.

 

  1. Hindari Piutang

Piutang merupakan transaksi keuangan yang diberikan oleh pemilik usaha kepada konsumen, dimana konsumen dapat melakukam pembayaran dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Kurun waktu tersebut dikenal dengan termin kredit atau pembayaran. Sebisa mungkin sahabat Mitra harus menghindari transaksi yang demikian. Memberikan kebijakan piutang hanya akan perputaran keuangan usaha kamu. Skenario terburuknya adalah saat si konsumen tidak juga melakukan pembayaran saat tanggal jatuh tempo. Tentu hal ini akan menjadi kerugian bagi sahabat Mitra dan usaha warung atau toko klontongan kamu.

  1. Gunakan Sistem FIFO

Pengguanaan sistem FIFO (First In First Out) yang artinya barang yang pertama masuk harus keluar pertama. Hal ini merupakan strategi penjualan yang dapat membantu dalam menentukan stok barang di warung untuk menghindari rusaknya barang dagangan dan masuknya barang pada tahap kadaluarsa yang dapat mengakibatkan kerugian. Sehingga sahabat Mitra tidak akan memiliki stok barang lama yang menumpuk dan pastikan bahwa produk tersebut cepat laku sebelum mendekati masa kadaluwarsa.

  1. Rencanakan Bagaimana Mengambil Keuntungan Dari Warung

Mendapatkan keuntungan yang sebesar besarnya dari usaha yang dikelola merupakan tujuan utama dari dibukanya sebuah usaha. Dengan menjual produk kita akan bisa memperoleh keuntungan yang di harapkan. Maka itu sahabat Mitra perlu membuat plan bagaimana memprioritasakan cara mendapatkan keuntungan dari usaha yang dikelola. Sahabat Mitra bias melakukan cara promo seperti diskon atau obral untuk bisa menarik konsumen dan mendapatkan keuntungan.

6 tips untuk memanage keuangan usaha kecil kamu seperti warung atau toko klontongan yang dapat menjadi panduan untuk menjalankan usaha yang dikelola. Meskipun usaha yang dikelola merupakan usaha kecil namun  pengelolaan keuangan harus tertata rapid an jelas. Maka tidak memungkinkan warung kecil akan berubah menjadi semakin besar dan berkembang. Tentunya tips diatas harus sahabat Mitra terapkan dalam pengelolaan keuangan warung atau toko klontongan kamu.